Keutamaan bulan Dzulqo’dah

29/07/2017

Dzulqa’dah merupakan bulan ke sebelas dalam penanggalan Islam. Secara bahasa dzulqa’dah berarti “penguasa genjatan senjata”, karena pada saat itu bangsa Arab dilarang melakukan peperangan. Di antara keutamaan bulan Dzulqa’dah ialah termasuk di antara bulan-bulan haji.

Allah berfirman didalam surah Attaubah ayat 36 :

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً فِي كِتَابِ اللّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَات وَالأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلاَ تَظْلِمُواْ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ وَقَاتِلُواْ الْمُشْرِكِينَ كَآفَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَآفَّةً وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ -٣٦-

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah Adalah dua belas bulan, di dalam Kitab Allah, pada hari Dia Menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah perhitungan yang lurus, maka janganlah kalian menzalimi diri sendiri padanya, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kalian semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah Beserta orang-orang yang bertakwa. Ina ‘iddatasy syuhūri ‘iηdallāhi (sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah), yakni menghitung tahun dengan jumlah bulan adalah dari sisi Allah, dan pada bulan-bulan itu pula zakat dibayarkan. Itsnā ‘asyara syahraη fī kitābillāhi (adalah dua belas bulan, di dalam kitab Allah), yakni di Lauhul Mahfuzh. Yauma (pada hari), yakni sejak hari. Khalaqas samāwāti wal ardla minhā (Dia Menciptakan langit dan bumi, di antaranya), yakni di antara bulan-bulan itu terdapat …. Arba‘atun hurum (empat bulan haram), yaitu Rajab, Dzulqaidah, Dzulhijjah, dan Muharram. Dzālikad dīnul qayyimu (itulah perhitungan yang lurus), yakni hisab yang benar, tidak ditambah dan tidak dikurangi. Fa lā tazhlimū (maka janganlah kalian menzalimi), yakni janganlah kalian memudaratkan. Fīhinna (padanya), yakni bulan-bulan itu. Aηfusakum (diri sendiri) dengan melakukan kemaksiatan. Menurut pendapat yang lain, yakni pada empat bulan yang haram itu. Wa qātilul musyrikīna kāffatan (dan perangilah kaum musyrikin semuanya), yakni seluruhnya, baik di daerah halal ataupun di daerah haram. Kamā yuqātilūnakum kāffah (sebagaimana mereka pun memerangi kalian semuanya). Wa‘ lamū (dan ketahuilah), wahai segenap kaum Mukminin. Annallāha ma‘al muttaqīn (bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa), yakni beserta orang-orang yang menjauhi kekufuran, kemusyrikan, perbuatan keji, melanggar perjanjian, dan peperangan pada bulan-bulan haram.

 

Oleh : Ustadz Ismail RSI

bulan-dzulqadah

 

Posted in Buletin, Front

Leave a Comment